Piece#42 : Clash of The Wallets.. T_T

Pertanyaan pertama, sepertinya pernah denger judul kayak gini, bkannya ini film 3D clash of the titans?

Pertanyaan kedua, Kenapa judulnya jadi clash of the wallet?

Semua pertanyaan itu akan diulas habis dalam postingan kali ini dengan sangat tajam, setajam sil*t..

Semua cerita ini berawal dari munculnya film clash of the titans 3D.

Mendengar bahwa film ini bagus, maka aq dan temenq jadi pengen segera nonton. Apalagi temenq belum pernah nonton film 3D di bioskop. Jadinya rencana tersusun dengan sangat cepat dan diputuskan untuk menontonnya pada hari senin (5/4).

Kami berempat, Aq, Ageng, Jasmin, dan Zakki. Meski awalnya Jasmin agak ragu untuk ikut karena ada tugas, namun dengan sedikit paksaan dia akhirnya ikut juga (sory jas, tapi kau harus ikut demi mengurangi biaya taxi :P ). Berangkat selepas maghrib dengan taxi dan menyita waktu sekitar 30 menit untuk perjalanan. Menghabiskan biaya sedikitnya 36 ribuĀ untuk sampaiĀ di SUTOS, satu-satunnya bioskop surabaya yang menghadirkan film 3D.

Begitu sampai, kami langsung menuju bioskop agar g kehabisan tiket. Ternyata sama aja, tiket yang tersisa hanyalah tiket pada jam setengah sepuluh, dan lebih buruknya hanya tersedia bangku deretan depan saja :( . Sebenernya [engen nonton yang jam setengah delapan saja karena jasmin pengen cepet-cepet pulang, tapi karena udah jauh-jauh kesana dan nasib kami ngedapatin yang jam segitu, jadinya tetep aja diambil (maaf untuk yang kedua kalinya jas, wkwkwkwk).

Mengingat waktu masih sangat lama untuk samapai pada jam pemutaran film, Qta yang pada lapar akhirnya makan dulu. Tempat biasa kami, Meja merah- KFC, g ada di Sutos. Jadinya ya Solaria. Sepertinya jasmin lagi-lagi keberatan. (Maaf yang untuk ketiga kalinya jas :P ).

Meskipun waktu itu awal bulan, tapi aq dan ageng masih dalam keadaan krisis ekonomi. Aq hanya membawa beberapa banyak uang, ageng bahkan hanya membawa 50rbu saja. Uangq dipakai sementara untuk membayar taxi tadi dan uang Zakki seluruhnya dipakai untuk membayar keseluruhan tiket kami dulu. Saat makan, uangq dipakai lagi untuk membayar, jadinya udah g ada lagi uang yang tersisa di dompetq dan dompet zakki. Kini yang tersisa hanya Ageng dan Jasmin.

Udah tau kalo uang g ada, eh tetep aja nafsu sulit dikendalikan. Begitu lewat di Bread Talk, harumnya tak dapat terbendung dana kahirnya 5 roti masuk ke belanjaan kami ditukar dengan uang yang dimiliki oleh Ageng. Sekali lagi, sebuah dompet gugur dalam melaksanakan tugasnya.

Yang tersisa hanyalah jasmin, dan sepertinya tidak akan bertahan lama karena kami akan memakainya untuk membayar taxi waktu pulang nanti.

Begitulah, dompet2 kami melakukan tugasnya dengan sangat berat untuk beberapa jam itu. Namun film itu menghilangkan kekhawatiran kami dengan masalah dompet tadi. Yang penting HAPPY :D . Lihatlah muka-muka bahagia kami, yang mengabaikan isi dompet kami. :lol:

7 Tanggapan ke “Piece#42 : Clash of The Wallets.. T_T”

  1. Asop Says:

    Heeee baru sutos doang ya yang menyediakan 3D? :o

  2. orange float Says:

    abis nonton malah mikir siapa yang bisa ditodong :D

  3. brain Says:

    kok gak ada resensi filmny nih gan? hehehe, adek ane pengen nonton, tp byk temen yg bilang katanya jelek and wasting money/clash of the wallets


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.